Waw !, Jakarta Kembali Di Teror

Gila ! Jakarta kembali di teror, tetapi kali ini yang di teror bukan Cafe, Mall, atau pun Hotel di Jakarta melaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang suka di sapa AHOK.


Di lansir dari viva, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Kukuh Hadisantoso, mengatakan bahwa adanya ancaman terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok oleh kelompok teroris membuat keamanan di Balai Kota ditingkatkan.
"Pasti kami tingkatkan. Jadi kalau kami masuk pintu DKI (Balai Kota) kan sudah alat detektornya kan. Kemudian mereka-mereka yang membawa tas-tas gede sudah kami periksa," ujar Kukuh di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 21 Januari 2016.

Kukuh menuturkan, dahulu beberapa orang anggota keamanan sudah ditempatkan. Meskipun hanya beberapa orang di pintu gerbang luar.
"Sekarang beberapa orang termasuk polisi sudah ada di situ semua," ujarnya.
Namun, Kukuh menegaskan, tanpa ada ancaman tersebut Balai Kota sudah ditata sistem pengamanannya. Untuk pengamanan di dalam menjadi tanggung jawab Kepala Biro Umum.

"Tapi setiap malam Satpol PP ada tidaknya teroris kami siagakan 100 anggota di situ. Tiap malam. Nah kalau siang lebih banyak lagi Satpol PP," katanya.
Dalam pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian, dia mengungkapkan bahwa Tito mengajak seluruh pengelola gedung di Jakarta agar waspada menjaga daerahnya masing-masing. Gedung yang tadinya tidak menggunakan CCTV, disarankan agar memasang CCTV.


"Pemda DKI sendiri membangun hampir 6.000 CCTV. Sekarang lagi berlangsung, sekarang sudah mulai dipasang. Ini bantuan dari swasta dan CSR," tuturnya.

Kukuh pun mengimbau semua masyarakat tetap waspada. Sebab, tidak ada yang tahu kapan teroris beraksi dan meledakkan bom mereka.
"Apakah sudah habis semua (para teroris) kan kita tidak tahu termasuk polisi pun tidak tahu. Karena itu, kewaspadaan harus kita tingkatkan," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku mendapatkan kabar tentang kelompok teroris yang mengincarnya. Ahok pun mengaku pasrah kepada Tuhan.

"Dapat, kami dapat, dari tahun lalu sudah dapat. Jadi masa mesti takut? Hidup kita di tangan Tuhan," ujarnya di Balai Kota DKI, Jakarta. Rabu, 20 Januari 2016.

Menurutnya, mati muda lebih baik karena tidak akan ada yang tahu bagaimana muka tuanya kelak. Namun, Ahok yakin semua ini atas seizin Tuhan.
"Sama seperti hari ini, Tuhan membawa saya menjadi Gubernur untuk menolong banyak anak bisa sekolah, bisa berobat, itu juga suatu hal yang baik," kata Ahok.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »